


​Tekanan pasar menghantam Strategy setelah saham preferen mereka, STRC, anjlok ke level $85,32 pada hari Kamis (18/6) saat artikel ini diterbitkan. Penurunan tajam di bawah nilai paritas $100 ini mengirimkan sinyal bahwa tingkat dividen tahunan sebesar 11,5% tidak lagi cukup menarik bagi investor. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran besar bahwa perusahaan terpaksa harus menjual cadangan Bitcoin mereka lagi demi menutup kewajiban beban kas.
​Selama ini Strategy mendanai beban dividen tersebut melalui penjualan saham biasa mereka, MSTR. Namun, ruang untuk melakukan dilusi saham dilaporkan sudah hampir habis karena premi Nilai Aset Bersih atau NAV MSTR telah menyusut mendekati rasio 1x. Jika suku bunga dividen terpaksa dinaikkan untuk mengembalikan stabilitas STRC, perusahaan akan menghadapi lonjakan kewajiban kas tahunan yang berpotensi memaksa mereka melirik opsi likuidasi Bitcoin mereka.
​Pihak Strategy langsung merespons sentimen tersebut melalui dokumen laporan 8-K terbaru yang dirilis pada Senin, 15 Juni. Manajemen menegaskan bahwa cadangan Bitcoin mereka senilai $55 miliar masih sangat mumpuni untuk menutup beban operasional sebesar $1,7 miliar hingga 32 tahun ke depan. Meski di atas kertas bantalan finansial ini diklaim aman, pasar tampaknya belum sepenuhnya terekonsiliasi karena harga STRC masih tertahan di diskon yang cukup dalam.