asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT67,618.2-1158.19 ( -1.68% )
BULLAUSDT0.01576-0.00256 ( -13.97% )
ETHUSDT2,029.23-34.15 ( -1.66% )
GORKUSDT0.00277-0.000383 ( -12.15% )
MYXUSDT0.4428+0.0264 ( +6.34% )
PEPEUSDT0.00000385-0.00000047 ( -10.88% )
SLVONUSDT80.48+1.27 ( +1.6% )
SOLUSDT86.47-2.59 ( -2.91% )
XRPUSDT1.4029-0.059 ( -4.04% )
Powered by
News

​Sempat Dihantam Sanksi AS, Aktivitas Crypto Mixer Kembali Bangkit Lewat Protokol Baru

User
February 27, 2026 | 01:02 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 27, 2026 | 01:02 WIB
​Sempat Dihantam Sanksi AS, Aktivitas Crypto Mixer Kembali Bangkit Lewat Protokol Baru

​Protokol privasi kripto atau coin mixer kembali bangkit dengan wajah baru setelah ekosistemnya sempat porak-poranda akibat sanksi pemerintah Amerika Serikat pada tahun 2022. Berdasarkan riset dari Cambridge Centre for Alternative Finance yang dipublikasikan pada (24/2), sanksi terhadap Tornado Cash kala itu sempat membuat rata-rata transaksi harian protokol privasi di Ethereum anjlok 48%. Namun, market terbukti mampu beradaptasi dengan beralih ke protokol yang lebih patuh aturan, seperti Railgun. Pangsa market Railgun meroket tajam dari 13% pada 2022 menjadi 70% di tahun 2025 berkat adopsi sistem proof of innocence yang mampu menyaring dana hasil peretasan atau penipuan. Eksodus pengguna ini juga mendorong perpindahan aktivitas ke jaringan Layer 2 seperti Arbitrum dan Polygon yang secara bertahap mencakup hampir separuh dari total volume mixer.

​Di sisi lain, sanksi nyatanya gagal mematikan operasi Tornado Cash secara total, meski profil penggunanya makin didominasi oleh aktor terlarang yang canggih. Data menunjukkan bahwa proporsi pendanaan dari sumber tak berlabel di Tornado Cash melonjak dari 76% menjadi 95%, sementara deposit dari CEX turun hingga di bawah 3% dengan pola transaksi super cepat demi menghindari pelacakan. Lanskap regulasi pun terus berubah; pada Maret 2025, Departemen Keuangan AS resmi menghapus Tornado Cash dari daftar sanksi menyusul putusan pengadilan yang menyatakan bahwa smart contract tak dapat dikategorikan sebagai properti. Dinamika hukum yang kompleks ini tentu menjadi tantangan berat bagi para developer untuk merancang alat privasi transaksi yang bisa memfasilitasi kerahasiaan pengguna legal tanpa menjadi surga bagi pelaku pencucian uang.

Copiedbagikan