


​Sebuah fenomena menarik terjadi di ekosistem agen Artificial Intelligence (AI) pada jaringan Solana, Minggu (22/2). Seorang trader kripto yang berniat meminta donasi sebesar 4 SOL kepada agen AI berbasis OpenClaw milik proyek token meme $Lobstar, justru menerima aset senilai sekitar $300.000 atau Rp4,7 miliar saat aset tersebut dikirimkan.
Interaksi tak terduga ini bermula ketika sang trader meminta bantuan dana dengan alasan untuk menanggung biaya pengobatan pamannya yang mengidap tetanus. Namun, melalui otoritas dan keputusan otonom yang dimilikinya, agen AI tersebut merespons dengan mengirimkan token $Lobstar dalam jumlah masif ke wallet sang trader. Berdasarkan data on-chain, jumlah token yang ditransfer secara tersebut mencapai 5 persen dari total supply yang tersimpan di dalam wallet agen AI itu sendiri.
​Mendapat kiriman bernilai fantastis, pihak penerima terpantau langsung menjual seluruh token yang didapatkannya. Namun, akibat tingginya tingkat slippage dan keterbatasan likuiditas di pool market, trader tersebut gagal mencairkan seluruh nilai aset dan pada akhirnya hanya mampu melakukan penarikan tunai sebesar $40.000. Transaksi ini tercatat sebagai salah satu contoh paling ekstrem mengenai bagaimana keputusan otonom sebuah agen AI dapat memberikan dampak langsung dan signifikan terhadap pergerakan aset di pasar kripto.