asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT75,935.4-2929.02 ( -3.71% )
BULLAUSDT0.02911-0.00329 ( -10.15% )
ETHUSDT2,244.09-99.36 ( -4.24% )
HYPEUSDT33.02-0.75 ( -2.22% )
PAXGUSDT4,998.44+160.43 ( +3.32% )
SLVONUSDT77.6-2.46 ( -3.07% )
SOLUSDT98.0-6.26 ( -6.0% )
XAUTUSDT4,974.6+161.71 ( +3.36% )
XRPUSDT1.5775-0.0396 ( -2.45% )
Powered by
News

​Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Perkenalkan Teknologi Blockchain untuk Pengusaha

User
February 4, 2026 | 01:53 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 4, 2026 | 01:53 WIB
​Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Perkenalkan Teknologi Blockchain untuk Pengusaha

​Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) secara resmi memperkenalkan teknologi blockchain kepada jejaring pengusahanya melalui workshop khusus yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (31/1). Sebagaimana dilansir dari PWMU, inisiatif ini merupakan langkah organisasi untuk membuka wawasan para pelaku usaha mengenai potensi blockchain sebagai infrastruktur digital masa depan yang mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi bisnis.

​Dalam sesi edukasi tersebut, SUMU menghadirkan pakar teknologi dari UGM sekaligus penasihat Asosiasi Blockchain Syariah Indonesia (ABSI), Ir. Noor Akhmad Setiawan, Ph.D. Ia memaparkan bahwa adopsi blockchain sangat relevan bagi pengusaha Muhammadiyah, terutama untuk menjawab tantangan akuntabilitas dalam pengelolaan aset dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Teknologi ini dinilai dapat menjadi solusi untuk membangun kepercayaan yang lebih kuat dalam ekosistem bisnis modern, asalkan diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

​Koordinator Nasional Serikat Blockchain Muhammadiyah, Jodhi Adhikaprana, menegaskan bahwa pengenalan ini bertujuan membangun literasi digital yang kritis. Harapannya, para pengusaha Muhammadiyah tidak hanya menjadi pengguna pasif, melainkan mampu mengadopsi teknologi ini secara produktif dan etis. Langkah ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi lintas sektor yang selaras dengan semangat Islam berkemajuan di era ekonomi digital.

Copiedbagikan