asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,724.0+984.19 ( +1.27% )
tether usd icondash iconDASHUSDT45.71+4.52 ( +10.97% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,473.56+53.1 ( +2.19% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.01503-0.00083 ( -5.23% )
tether usd iconhelium iconHNTUSDT0.6799-0.021 ( -3.0% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT84.426+4.13 ( +5.15% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.73+1.88 ( +1.85% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03032-0.00512 ( -14.45% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3878+0.0333 ( +2.46% )
Powered by
powered by triv
News - Altcoins

Siap Jangkau 1 Miliar Pengguna, Telegram Resmi Aktifkan Gram Wallet

User
September 1, 2026 | 07:29 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 1, 2026 | 07:29 WIB
Siap Jangkau 1 Miliar Pengguna, Telegram Resmi Aktifkan Gram Wallet

Telegram resmi mengaktifkan self-custodial wallet bawaan, Gram Wallet, untuk sejumlah akun terpilih pada Senin (31/8). Melalui saluran Telegram pribadinya, pendiri Telegram Pavel Durov menyatakan bahwa akses crypto wallet ini siap diperluas secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan hingga menjangkau seluruh basis pengguna yang kini telah melampaui 1 miliar akun.

​Peluncuran Gram Wallet menjadi tonggak sejarah baru setelah rencana awal penerbitan token Gram sempat terhenti pada 2018 akibat gugatan regulasi SEC. Setelah jaringan tersebut dikembangkan komunitas independen dengan nama Toncoin, Durov kembali mengambil alih kendali tahun ini hingga memulihkan nama Gram melalui pemungutan suara komunitas pada Juni lalu. Gram Wallet kini resmi ditetapkan sebagai opsi wallet utama (default) di menu pengaturan akun Telegram.

​Dari sisi infrastruktur teknis, Durov menjelaskan lewat saluran pribadinya bahwa para validator jaringan telah menyetujui smart contract yang menopang Gram Wallet. Skema persetujuan ini memungkinkan Telegram merilis pembaruan sistem secara berkala di masa mendatang tanpa perlu mewajibkan pengguna memindahkan dana ke kontrak baru. Selain itu, Gram Wallet tetap terhubung langsung dengan platform Walt milik The Open Platform yang mendukung transaksi lintas jaringan (multi-chain), saham ter-tokenisasi, hingga komoditas logam.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read