


​Proyek kripto yang terafiliasi keluarga Presiden AS Donald Trump, World Liberty Financial (WLFI), mengonfirmasi adanya upaya sabotase terkoordinasi yang menargetkan stablecoin mereka, USD1. Tim developer pada Senin (23/2) mengungkapkan bahwa serangan ini bermula dari peretasan terhadap sejumlah akun milik co-founder perusahaan. Memanfaatkan kepanikan awal tersebut, para pelaku kemudian menyuap sejumlah influencer kripto untuk menyebarkan ketakutan massal (FUD) di market, sembari mengambil posisi short dalam jumlah besar yang memicu tekanan jual hingga menekan nilai token WLFI.
​Meskipun sempat digoyang sentimen negatif yang dirancang secara sistematis tersebut, pihak WLFI menegaskan bahwa skenario serangan itu pada akhirnya berujung kegagalan dan USD1 kini terus stabil mempertahankan patokan harganya di level $1. Ketahanan ini diklaim tak lepas dari mekanisme mint-and-redeem yang solid serta struktur agunan penuh (1:1) yang menjamin setiap keping token yang beredar. Pihak developer memastikan bahwa insiden ini tidak akan melunturkan komitmen jangka panjang tim, kendati rincian pasti mengenai skala peretasan maupun total kerugian finansial dari manuver short tersebut belum diungkap ke publik secara detail.