


​Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, menyerukan agar ekosistem Ethereum kembali ke visi awalnya setelah dinilai terlalu fokus mengejar skala adopsi. Melalui akun X-nya, Vitalik menegaskan bahwa industri kripto saat ini sangat membutuhkan Decentralized Autonomous Organizations (DAO) dengan struktur yang "lebih berbeda dan lebih baik". Seruan ini muncul sebagai respons atas krisis kepercayaan terhadap DAO yang belakangan kerap dilanda skandal sentralisasi dan salah urus dana.
​Vitalik merinci lima alasan mengapa DAO generasi baru sangat krusial. Poin utamanya mencakup perbaikan desain oracle yang saat ini dianggap rentan dimanipulasi oleh pemegang token besar. Selain itu, DAO diperlukan untuk mekanisme penyelesaian sengketa onchain secara adil tanpa perlu bergantung pada otoritas hukum terpusat yang kaku.
​Fungsi krusial lainnya adalah untuk menjaga independensi daftar keamanan aplikasi (lists) agar bebas dari gatekeeper. Vitalik juga menyoroti peran DAO sebagai wadah pendanaan proyek rintisan (startup) jangka pendek serta menjaga keberlangsungan proyek (maintenance) yang ditinggalkan pendirinya, sehingga infrastruktur penting tidak mati begitu saja.
​Meski mengakui bahwa implementasi DAO saat ini masih belum efisien, Vitalik meyakini perbaikannya adalah kunci kelangsungan hidup Ethereum. Tanpa evolusi struktur tata kelola ini, Ethereum berisiko kehilangan karakteristik desentralisasinya yang paling fundamental dan hanya menjadi replika sistem keuangan tradisional.