


​Co-founder DWF Labs, Andrei Grachev, menilai struktur market kripto telah bergeser akibat dominasi modal institusi serta ETF Bitcoin dan Ethereum spot. Fenomena Altseason dengan kenaikan harga secara serempak diprediksi sulit terulang karena likuiditas kini lebih terpusat pada aset berkapitalisasi tinggi. Kondisi ini membuat limpahan likuiditas dari aset big cap ke mid cap seperti altcoin menjadi jauh lebih terbatas dan selektif.
​Grachev menjelaskan bahwa ledakan jumlah token baru memaksa market bergerak melalui rotasi sektor, bukan reli serempak. Modal diperkirakan hanya akan berputar pada narasi spesifik yang sedang populer, seperti token berbasis AI atau Real-World Assets (RWA), sebelum berpindah cepat ke sektor lain. Hal ini menuntut investor untuk lebih jeli melihat tren daripada sekadar mengharapkan kenaikan pasar secara keseluruhan.
​Meski demikian, DWF Labs tetap optimis aset big cap dapat mencetak rekor tertinggi baru pada paruh pertama tahun ini setelah proses deleveraging selesai. Saat ini, kendali market masih berada di bawah Bitcoin dengan indeks Altseason yang tertahan di level 45. Fokus institusi pada aset berkapitalisasi tinggi menjadi faktor kunci yang mengubah dinamika pergerakan harga di sisa tahun ini.