asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
AKIUSDT0.000199+0.000054 ( +37.24% )
BTCUSDT76,695.3-40.67 ( -0.05% )
EDENUSDT0.0804+0.0298 ( +58.89% )
ETHUSDT2,109.98-16.61 ( -0.78% )
HYPEUSDT47.83+0.39 ( +0.82% )
PAWSUSDT0.000004983+0.000000362 ( +7.83% )
SOLUSDT84.17-0.78 ( -0.92% )
U2UUSDT0.000504+0.000037 ( +7.92% )
Powered by
News - Web3

Survei The Fed: 10 Persen Warga Dewasa AS Miliki Kripto Selama 2025

User
May 20, 2026 | 06:48 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 20, 2026 | 06:48 WIB
Survei The Fed: 10 Persen Warga Dewasa AS Miliki Kripto Selama 2025

​Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) merilis data Survei Ekonomi Rumah Tangga dan Pengambilan Keputusan (SHED) terbaru yang menunjukkan adanya peningkatan adopsi aset kripto. Berdasarkan survei terhadap hampir 13.000 responden pada Oktober 2025, sebanyak 10% warga dewasa di AS dilaporkan menggunakan atau memiliki aset kripto sepanjang tahun 2025. Angka ini mencatat kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 7%, sekaligus menjadi partisipasi tertinggi sejak kejatuhan market pada akhir tahun 2022.

​Laporan tersebut secara spesifik mengaitkan lonjakan adopsi retail ini dengan kehadiran produk investasi ETF spot Bitcoin dan Ethereum yang disetujui oleh regulator. Dari total data yang dihimpun, sekitar 7% warga dewasa memanfaatkan kripto murni sebagai instrumen investasi jangka panjang melalui akun pialang konvensional maupun dana pensiun. Sebaliknya, penggunaan kripto untuk keperluan transaksi harian atau alat pembayaran justru stagnan dan tetap berada di bawah level 2% akibat pergeseran fungsi aset yang cenderung spekulatif.

​Secara demografi, kepemilikan aset kripto di Amerika Serikat terpantau didominasi oleh kelompok masyarakat berusia di bawah 45 tahun. Selain faktor usia, data The Fed juga menunjukkan bahwa tingkat partisipasi aktif ini berpusat pada kelompok rumah tangga dengan pendapatan di atas rata-rata median nasional. Karakteristik tersebut mencerminkan tingkat toleransi risiko yang lebih tinggi serta tingkat pemahaman teknologi yang lebih matang di kalangan investor muda dan kelas menengah ke atas di AS.

Copiedbagikan