Perusahaan insurtech asal Shanghai yang melantai di bursa Nasdaq, Zhibao Technology (ZBAO), resmi merampungkan skema penempatan privat (Private Investment in Public Equity/PIPE) senilai $154,7 juta yang seluruhnya didanai menggunakan Bitcoin. Lewat transaksi yang rampung pada 17 Agustus 2026 ini, perseroan menerbitkan 442 juta unit efek seharga $0,35 per unit kepada kelompok investor non-AS (termasuk Metaverse Intelligence Tech Ltd dan DYT Info Pte. Ltd.) serta langsung mengamankan 2.380 BTC sebagai treasury korporasi.
​Strategi Zhibao membedakannya dari korporasi publik lain yang biasanya menggunakan dana tunai hasil penjualan saham atau obligasi untuk membeli Bitcoin di pasar spot. Emiten penyedia platform pialang asuransi digital berbasis PaaS ini melompati tahapan konversi fiat dengan meminta investor menyerahkan aset Bitcoin secara langsung sebagai alat pembayaran modal saham baru. Manajemen menegaskan bahwa 2.380 BTC yang dipatok pada harga acuan $65.000 per koin per 30 Juli tersebut akan disimpan utuh di neraca keuangan sebagai treasury guna mendukung ekspansi bisnis jangka panjang.
​Aksi korporasi ini menjadi katalis penting bagi posisi perseroan di pasar modal Amerika Serikat. Sebelumnya, Zhibao yang mencatatkan kerugian bersih usai melantai di bursa pada April 2024 sempat menerima surat peringatan dari Nasdaq terkait aturan harga penawaran minimum (minimum bid price). Masuknya kepemilikan aset kripto bernilai masif yang melampaui kapitalisasi pasar perseroan tersebut langsung memicu lonjakan harga saham ZBAO lebih dari 79%, sekaligus mengimbangi kekhawatiran pelaku pasar atas efek dilusi dari penerbitan saham baru.



