asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT66,466.0+2150.08 ( +3.34% )
DUSDT0.0053-0.00013 ( -2.39% )
ETHUSDT1,814.8+148.07 ( +8.88% )
HUSDT0.4571+0.05369 ( +13.31% )
HMSTRUSDT0.0001619-0.0000066 ( -3.92% )
HYPEUSDT66.911+5.83 ( +9.55% )
SOLUSDT73.65+5.91 ( +8.73% )
XRPUSDT1.2395+0.1045 ( +9.21% )
Powered by
News - Breaking News

Timur Tengah Kembali Memanas, Iran Luncurkan Rudal ke Israel Karena Serang Lebanon

User
June 8, 2026 | 02:58 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 8, 2026 | 02:58 WIB
Timur Tengah Kembali Memanas, Iran Luncurkan Rudal ke Israel Karena Serang Lebanon

​Sebagai balasan langsung atas gempuran mematikan Israel ke Lebanon, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal balistik secara masif ke wilayah Israel pada Senin (8/6) dini hari. Aksi pembalasan militer ini menjadi penanda kuat bahwa situasi di Timur Tengah kembali naik ke titik kritis setelah masa gencatan senjata.

​Serangan berskala besar ini sekaligus membatalkan sepihak kesepakatan gencatan senjata yang telah berjalan sejak 8 April lalu. Langkah tersebut diambil murni sebagai bentuk realisasi janji Iran, yang beberapa jam sebelumnya secara gamblang menegaskan akan memberikan respons tegas dan menyakitkan atas agresi Israel di Lebanon.

​Mengutip laporan saluran intelijen RN INTEL, gelombang peluncuran kedua melibatkan rudal balistik jenis Haydariya yang ditembakkan dari kawasan Kermanshah, Iran. Komando Front Dalam Negeri Israel juga telah mengonfirmasi ancaman tersebut melalui rilis resminya, "Kami telah mendeteksi rudal dari Iran yang menargetkan seluruh wilayah utara."

​Merespons gempuran balasan yang datang bertubi-tubi menuju Kota Haifa dan sekitarnya, otoritas keamanan Israel langsung memberlakukan protokol darurat tingkat tinggi. Berbagai saluran informasi lokal melaporkan adanya persiapan intensif untuk mengunci seluruh wilayah udara negara, termasuk penutupan total operasional Bandara Internasional Ben Gurion demi meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

Copiedbagikan