asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,400.0+1346.89 ( +1.75% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,322.62+55.01 ( +2.43% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT86.68+2.24 ( +2.65% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.0001384-0.00003314 ( -19.32% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000506+0.00000034 ( +7.2% )
tether usd iconquant iconQNTUSDT194.91-0.84 ( -0.43% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT93.13+0.72 ( +0.78% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.9127+0.0396 ( +4.54% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.2832+0.0275 ( +2.19% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

TNI AL Gerakkan 21 Ribu Personel ke Jakarta

User
November 4, 2026 | 15:58 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
November 4, 2026 | 15:58 WIB
TNI AL Gerakkan 21 Ribu Personel ke Jakarta

TNI Angkatan Laut menyiapkan sekitar 21.000 personel untuk memperkuat pengamanan Jakarta di tengah penyidikan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Pengerahan tersebut diduga berkaitan dengan kasus penyadapan, tetapi TNI belum mengonfirmasi hubungan langsung antara keduanya.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyebut total personel yang disiapkan mencapai 20.980 orang. Dari jumlah tersebut, 13.140 personel berstatus siaga di markas satuan dan siap digerakkan jika diperlukan.

Menurut Associated Press, tahap awal pengerahan dimulai pada 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel yang sudah berada di Jakarta. Personel dari luar Jakarta dijadwalkan mulai tiba pada Rabu, 4 November.

Pengerahan berlangsung setelah Polri menetapkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan dua perwira tinggi lainnya sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal. Presiden Prabowo kemudian memberhentikan Listyo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan.

Juru bicara TNI Mayjen Muhammad Nas menyebut pengerahan pasukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan untuk menjaga keamanan dan keutuhan negara. TNI belum menjelaskan secara rinci tujuan pengerahan tersebut.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan