


​Pendiri Telegram, Pavel Durov, secara resmi mengumumkan bahwa Telegram akan menggantikan posisi TON Foundation sebagai kekuatan pendorong utama jaringan The Open Network (TON) pada Senin (4/5). Langkah strategis ini dilakukan tak lama setelah biaya transaksi di jaringan blockchain tersebut turun hingga 6 kali lipat, menjadikannya hampir mendekati nol.
​Durov menegaskan bahwa Telegram kini akan bertransformasi menjadi validator terbesar di ekosistem tersebut guna menjamin keunggulan teknologi dan stabilitas jaringan. "Fokus kami kini bergeser sepenuhnya pada keunggulan teknis," tegas Durov melalui akun X resminya. Manuver ini dipandang sebagai upaya untuk memperdalam integrasi blockchain langsung ke dalam aplikasi perpesanan tersebut.
​Sebagai bagian dari perombakan ini, situs resmi ton.org kini tampil dengan identitas baru di bawah kendali MTONGA (Make TON Great Again). Telegram menjanjikan peningkatan performa jaringan secara masif serta peluncuran dev tools baru yang ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 minggu ke depan.