asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT62,289.2-1780.5 ( -2.78% )
EPICUSDT0.32-0.016 ( -4.76% )
ETHUSDT1,738.14-66.24 ( -3.67% )
HEIUSDT0.1255+0.0147 ( +13.27% )
HMSTRUSDT0.0002098-0.0000481 ( -18.65% )
HYPEUSDT67.538-4.23 ( -5.89% )
SDEXUSDT0.001347-0.003644 ( -73.01% )
SOLUSDT77.2-5.06 ( -6.15% )
TACUSDT0.0027-0.00194 ( -41.81% )
Powered by
News

Trump Ancam Kuasai Pulau Kharg dan Terapkan Kembali Blokade Total Selat Hormuz

User
July 8, 2026 | 23:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 8, 2026 | 23:09 WIB
Trump Ancam Kuasai Pulau Kharg dan Terapkan Kembali Blokade Total Selat Hormuz

Melanjutkan ancamannya untuk meluncurkan serangan susulan nanti malam, Donald Trump mengklaim pasukan AS telah berhasil menghancurkan 28 kapal militer Iran dalam operasi udara. Berbicara di sela-sela KTT NATO 2026 di Ankara, Turki, pada Rabu (8/7), Trump menegaskan bahwa gempuran lanjutan tersebut dilakukan guna memastikan militer Iran tidak mampu berkutik atau melakukan perlawanan yang berarti.

​Dalam pernyataan lanjutan tersebut, Trump merinci bahwa target operasi militer AS sejauh ini sengaja menghindari infrastruktur sipil seperti jembatan ataupun fasilitas desalinasi air bersih. Kendati demikian, ia menaikkan tensi ancamannya dengan menyatakan bahwa pihak AS siap mengambil alih kendali penuh atas Pulau Kharg, yang merupakan hub ekspor minyak mentah paling vital milik Iran, serta berencana menerapkan kembali blokade total di kawasan Selat Hormuz. Trump menuding pihak Iran telah memanfaatkan masa berkabung nasional untuk meluncurkan serangan provokatif terlebih dahulu ke beberapa kapal tanker yang melintas.

​Merespons ancaman tersebut, pemerintah Iran melalui laporan kantor berita Tasnim resmi menyatakan bahwa Perjanjian Islamabad dan MOU Perdamaian kini telah mati total menyusul deklarasi sepihak dari Trump sebelumnya. Otoritas Iran menegaskan bahwa berakhirnya kesepakatan tersebut justru memberikan mandat yang jauh lebih jelas bagi militer mereka untuk mengkonfrontasi pasukan Amerika Serikat, Israel, beserta seluruh proksi mereka di kawasan Timur Tengah secara terbuka. 

Iran juga mengumumkan telah mengadopsi doktrin militer baru dalam 48 jam terakhir dengan mengancam bakal menutup total Selat Hormuz bagi seluruh lalu lintas maritim internasional begitu AS menyerang lagi malam ini.

Copiedbagikan