

.png)
.png)

Presiden AS Donald Trump kembali mengandalkan strategi ekonomi “Maximum Pressure” terhadap Iran, dengan meningkatkan tekanan melalui sanksi dan blokade laut setelah kampanye militer belum berhasil memaksa Teheran memenuhi tuntutan Washington.
Strategi terbaru ini menggeser fokus AS dari serangan militer berskala besar menuju tekanan ekonomi. Trump mengatakan pemerintahannya kini mengambil pendekatan yang lebih terbatas terhadap Iran, sementara instrumen ekonomi terus digunakan untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran.
Salah satu elemen utamanya adalah pembatasan ekspor minyak Iran melalui sanksi dan blokade laut. Langkah tersebut ditujukan untuk menekan sumber pendapatan penting Iran sekaligus mempersempit ruang gerak ekonominya.
Tekanan juga berlanjut di Selat Hormuz. Trump pada 12 Agustus mengklaim AS memiliki “total control” atas jalur strategis tersebut dan menyebut blokade Angkatan Laut AS sebagai “wall of steel”. Selat Hormuz menjadi titik krusial karena merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak global.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.