asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT71,100.7-1908.46 ( -2.61% )
BTTCUSDT0.00000033+0.0 ( +0.0% )
DOGEUSDT0.09129-0.00174 ( -1.87% )
ENJUSDT0.03724+0.00489 ( +15.12% )
ETHUSDT2,203.2-80.31 ( -3.52% )
NOMUSDT0.00371-0.00047 ( -11.24% )
PEPEUSDT0.00000349-0.00000014 ( -3.86% )
SOLUSDT82.07-2.64 ( -3.12% )
TRUUSDT0.008-0.0017 ( -17.53% )
Powered by
News - Breaking News

Trump Pertimbangkan Lanjutkan Serangan Militer ke Iran, Minyak Naik Lagi ke 105$

User
April 13, 2026 | 06:43 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 13, 2026 | 06:43 WIB
Trump Pertimbangkan Lanjutkan Serangan Militer ke Iran, Minyak Naik Lagi ke 105$

​Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan kelanjutan serangan militer terhadap Iran di samping blokade Selat Hormuz yang tengah berlangsung. Berdasarkan laporan Wall Street Journal, ancaman eskalasi ini memicu kembali lonjakan harga minyak dunia hingga menembus 105$ per barel. Trump juga menekan sekutu untuk mengambil alih tanggung jawab pengawalan militer di jalur energi tersebut.

​Trump secara spesifik mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas desalinasi air. "Saya benci melakukannya, tapi fasilitas mereka sangat mudah dihantam," tegas Trump. Meski melontarkan ancaman serangan fisik, Gedung Putih menyebut Presiden tetap membuka peluang solusi diplomatik jika Iran bersedia tunduk pada tuntutan Washington.

​Namun, harapan damai menipis setelah perundingan "Islamabad MoU" akhir pekan ini menemui jalan buntu. Menlu Iran, Abbas Araghchi, menuduh AS terus mengubah poin kesepakatan secara sepihak di saat perundingan hampir rampung. Kegagalan diplomasi dan ancaman serangan militer ini membuat pasar energi global kini berada dalam kondisi ketidakpastian tinggi.

Copiedbagikan