


​Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Teheran menyusul laporan bahwa Iran mulai memungut biaya transit bagi kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. "Ada laporan bahwa Iran memungut biaya kepada kapal tanker yang melewati Selat Hormuz, Mereka sebaiknya tidak melakukan itu, dan jika benar, mereka lebih baik berhenti sekarang!" tegas Trump melalui pernyataan resminya.
​Pernyataan agresif Amerika Serikat ini muncul bersamaan dengan laporan serangan baru yang menghantam infrastruktur energi di Arab Saudi. Kementerian Energi Arab Saudi mengonfirmasi bahwa kapasitas produksi minyak mereka anjlok sebesar 600.000 barel per hari akibat kerusakan di lapangan minyak Khurais dan Manifa. Insiden ini melumpuhkan sekitar 5% dari total produksi harian nasional Arab Saudi dan memperparah krisis energi di kawasan Timur Tengah.
​Kombinasi antara ancaman langsung Trump dan gangguan produksi fisik di Saudi kembali memicu kekhawatiran besar di market komoditas global.