asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconava iconAVAUSDT0.2534+0.0097 ( +3.98% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,323.6+1692.03 ( +2.21% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,507.71+61.88 ( +2.53% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT88.552+8.12 ( +10.1% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.4382-0.055 ( -11.15% )
tether usd iconnear iconNEARUSDT3.452+0.683 ( +24.67% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT106.11+5.69 ( +5.67% )
tether usd iconsynapse iconSYNUSDT0.18136+0.00204 ( +1.14% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3377+0.0326 ( +2.5% )
Powered by
powered by triv
News

Tumbuh 3 Kali Lipat, Kapitalisasi Pasar RWA Tembus $35 Miliar

User
September 18, 2026 | 01:29 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 18, 2026 | 01:29 WIB
Tumbuh 3 Kali Lipat, Kapitalisasi Pasar RWA Tembus $35 Miliar

​Total kapitalisasi pasar tokenisasi RWA resmi menembus level $35 miliar, di luar peredaran instrumen stablecoin. Berdasarkan data rwa.xyz yang dipublikasikan oleh venture capital a16z crypto per September 2026, valuasi sektor ini telah melonjak hampir tiga kali lipat dalam kurun setahun terakhir. Kenaikan eksponensial tersebut menunjukkan percepatan arus modal tradisional yang bermigrasi ke ekosistem terdesentralisasi, sebuah tren yang momentumnya terbentuk pasca pengesahan regulasi GENIUS Act di Amerika Serikat pada Juli 2025.

​Lonjakan nilai ini utamanya dipimpin oleh instrumen surat utang pemerintah Amerika Serikat (U.S. Treasury Debt) yang menawarkan imbal hasil terukur dengan risiko terkelola bagi para pelaku pasar. Menariknya, diversifikasi aset onchain kini mulai bergerak melampaui obligasi negara, seiring kian banyaknya produk ekuitas, komoditas fisik, kredit swasta, hingga kredit berbasis aset kripto yang dikonversi ke dalam bentuk token. Keberadaan instrumen-instrumen ini memberikan utilitas baru bagi investor untuk menyusun portofolio yang lebih terdiversifikasi sekaligus memitigasi volatilitas pasar aset kripto murni.

​Di tengah laju ekspansi tersebut, kepastian hukum tetap menjadi faktor penentu bagi keberlanjutan likuiditas institusional. Kendati pembahasan RUU CLARITY Act sebelumnya tertahan di tingkat legislatif, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) bersama Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) kini tengah berkolaborasi menyusun kerangka regulasi alternatif. Pedoman bersama ini diproyeksikan menjadi kompas utama dalam menetapkan batasan yurisdiksi, kepatuhan kustodian, serta arah perkembangan ekosistem industri kripto di tahun-tahun ke depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan