asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.717-0.029 ( -3.89% )
tether usd iconaurora iconAURORAUSDT0.08834+0.05403 ( +157.48% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT86,138.7+325.23 ( +0.38% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,733.37-24.49 ( -0.89% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT94.878+1.97 ( +2.12% )
tether usd iconmubarak iconMUBARAKUSDT0.07409+0.02786 ( +60.26% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000481-0.00000009 ( -1.84% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT116.87-0.73 ( -0.62% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.9976-0.0292 ( -2.84% )
Powered by
powered by triv
News - Web3 - AI

Uji Kemampuan AI, Vitalik Tantang Publik Lacak Dokumen Anonim Ethereum Miliknya

User
June 23, 2026 | 00:30 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 23, 2026 | 00:30 WIB
Uji Kemampuan AI, Vitalik Tantang Publik Lacak Dokumen Anonim Ethereum Miliknya

Vitalik Buterin meluncurkan sebuah eksperimen terbuka melalui akun X miliknya pada Senin (22/6) untuk menguji keandalan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam mendeteksi anonimitas teks. Eksperimen ini merespons klaim baru-baru ini yang menyebutkan bahwa analisis teks berbasis AI akan membuat anonimitas tidak lagi relevan karena AI mampu melacak identitas seseorang hanya berdasarkan tulisan. Vitalik memutuskan untuk mengorbankan sebagian anonimitas pribadinya demi melihat sejauh mana AI atau publik dapat melacak jejak kepenulisannya.

​Dalam tantangan tersebut, Vitalik mengakui bahwa pada suatu waktu di dekade ini, ia pernah menulis dan menerbitkan sebuah dokumen rahasia yang memiliki tingkat kepentingan menengah bagi ekosistem Ethereum tanpa menggunakan nama aslinya. Ia memperkirakan ada sekitar 200 hingga 2.000 dokumen di Ethereum yang memiliki bobot setara atau lebih penting dari tulisan samaran tersebut. 

"Temukan dokumen itu. Saya benar-benar tidak tahu seberapa mudah atau sulit hal ini nantinya, sangat penasaran dengan apa yang akan terungkap," tulis Vitalik dalam unggahannya.

​Tantangan ini memiliki implikasi besar bagi masa depan privasi global dan keamanan para developer di industri kripto. Jika teknologi analisis gaya bahasa atau stylometry milik AI berhasil memecahkan identitas Vitalik, hal ini membuktikan bahwa kemampuan AI melacak identitas hanya berdasarkan tulisan telah membuat anonimitas tidak lagi relevan.

Dampaknya, metode samaran atau pseudonymity tradisional yang selama ini melindungi para developer protokol dari target regulasi atau peretasan sudah tidak lagi aman. Sebaliknya, jika eksperimen ini gagal, artinya teknik mimikri di komunitas riset masih cukup kuat untuk mengecoh algoritma AI.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB