


Solana Foundation bekerja sama dengan firma keamanan Project Eleven mulai menguji sistem pelindung dari ancaman komputer kuantum masa depan (04/04). Meski sistem baru ini terbukti jauh lebih kuat dalam menjaga keamanan jaringan, hasil uji coba menunjukkan adanya penurunan performa yang sangat besar. Ukuran data yang harus diproses membengkak hingga 40 kali lipat, yang menjadi tantangan besar bagi efisiensi sistem yang ada saat ini.
Peningkatan keamanan tersebut secara langsung menyebabkan kecepatan transaksi di jaringan Solana turun drastis hingga sekitar 90%. Hal ini memicu dilema besar karena selama ini keunggulan utama Solana di market adalah kecepatan prosesnya yang sangat tinggi. Jika sistem ini diterapkan secara penuh, dikhawatirkan Solana akan kehilangan daya tarik utamanya sebagai salah satu jaringan tercepat di industri kripto.
Kabar mengenai penurunan kecepatan ini turut menekan pergerakan harga Solana di market yang cenderung tertahan. Analis memperingatkan bahwa harga perlu bertahan di level $80 agar tidak merosot lebih jauh ke angka $76. Kini, para pelaku market menunggu apakah tim pengembang bisa menemukan cara agar jaringan tetap aman tanpa membuat koneksinya menjadi lemot, sehingga aset ini bisa segera recover di tengah persaingan industri yang ketat.