


​Pemerintah Uzbekistan resmi mendirikan kawasan ekonomi khusus penambangan kripto bernama Besqala Mining Valley. Berdasarkan dekret presiden terbaru pada Rabu (22/4), entitas hukum yang terdaftar di zona ini diizinkan melakukan aktivitas mining secara legal. Langkah ini merupakan bagian dari ambisi Uzbekistan untuk menjadi pusat infrastruktur blockchain di Asia Tengah sekaligus menarik investasi asing secara masif.
​Guna menarik minat investor, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan pajak bagi perusahaan di zona tersebut hingga akhir tahun 2034. Sebagai gantinya, para penambang hanya diwajibkan membayar biaya bulanan sebesar 1% dari pendapatan mining mereka. Selain itu, sumber energi untuk aktivitas ini diperluas; tidak hanya terbatas pada tenaga surya, tetapi kini mencakup hidrogen dan jaringan listrik umum dengan tarif khusus.
​Secara regulasi, perusahaan di Besqala Mining Valley diperbolehkan menjual hasil mining di bursa domestik maupun internasional, serta menukarnya dengan aset kripto lain. Namun, pemerintah mewajibkan seluruh hasil penjualan tersebut dikirimkan kembali ke rekening bank di Uzbekistan untuk menjaga stabilitas arus modal.