


​Vitalik Buterin melalui manifesto terbarunya menyerukan agar jaringan Ethereum tidak hanya berfokus pada aplikasi finansial (DeFi). Melalui pernyataannya pada Selasa (3/3), Vitalik mendorong para developer juga turut serta untuk membangun teknologi perlindungan, termasuk software privasi dan sistem koordinasi terdesentralisasi yang tahan terhadap kontrol terpusat dari korporasi maupun pemerintah.
​Vitalik berpendapat bahwa tujuan Ethereum adalah mengurangi risiko dominasi aktor tunggal dalam kehidupan digital masyarakat. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang mendukung otonomi pengguna melalui infrastruktur terbuka dan komunikasi mandiri. Visi ini dipandang sebagai langkah untuk menjadikan Ethereum sebagai sebuah teknologi kedaulatan digital yang lebih luas daripada sekadar instrumen investasi.
​Meskipun memicu perdebatan mengenai potensi hilangnya fokus pada sektor DeFi, langkah ini dinilai banyak pihak sebagai upaya mengembalikan Ethereum ke akar aslinya. Strategi ini menuntut pendekatan menyeluruh, mulai dari pengembangan perangkat keras hingga sistem operasi yang aman. Fokus baru ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan market akan infrastruktur digital yang lebih tangguh dan menjamin privasi para pengguna.