asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2335-0.0139 ( -5.62% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,688.0+4891.9 ( +6.72% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1426+0.0295 ( +26.08% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,454.39+130.75 ( +5.63% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT76.115+2.02 ( +2.73% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.0896-0.08587 ( -48.94% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT92.31+4.6 ( +5.25% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.0419+0.00817 ( +24.22% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3854+0.1287 ( +10.24% )
Powered by
powered by triv
News

Vitalik: Ethereum Adalah Perlawanan Melawan Sistem Sentralisasi

User
January 2, 2026 | 08:46 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
January 2, 2026 | 08:46 WIB
Vitalik: Ethereum Adalah Perlawanan Melawan Sistem Sentralisasi

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengawali tahun 2026 dengan refleksi pencapaian teknis sekaligus manifesto ideologis yang tegas. Melalui unggahannya di platform X, Kamis (1/1), ia menyoroti transformasi masif jaringan sepanjang tahun 2025.

​Vitalik mencatat kesuksesan peningkatan batas gas, lonjakan kapasitas blob, hingga terobosan performa melalui teknologi zkEVM dan PeerDAS. Deretan pembaruan ini disebutnya telah mengubah Ethereum menjadi jenis blockchain yang secara fundamental baru dan jauh lebih bertenaga.

​Namun, Vitalik menegaskan bahwa infrastruktur canggih ini tidak dibangun sekadar untuk memfasilitasi spekulasi. Ia secara eksplisit menolak narasi bahwa kesuksesan blockchain hanya diukur dari maraknya kemunculan tokenisasi dolar, tren memecoin politik, atau sekadar mengisi blok demi memicu deflasi ETH agar harganya naik.

​Sebaliknya, ia menyoroti ancaman nyata di era digital: pergeseran hak milik menjadi sekadar layanan sewa yang dikendalikan oleh penguasa terpusat

​"Ethereum adalah pemberontakan terhadap hal ini," tegasnya.

​Untuk mewujudkan visi tersebut, Vitalik menekankan standar baru bernama "The Walkaway Test". Menurut standar ini, setiap aplikasi terdesentralisasi yang menggunakan jaringan Ethereum wajib tetap berjalan normal meskipun pengembang aslinya tidak aktif, menghilang, atau jika infrastruktur pendukung seperti Cloudflare runtuh akibat peretasan.

​Visi 2026 ini bertujuan mengembalikan Ethereum ke jati dirinya sebagai "Komputer Dunia": infrastruktur sipil yang melindungi privasi, identitas, dan kebebasan pengguna, serta anti-sensor di tengah intevervensi penguasa.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB