asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.00004131-0.000004 ( -9.58% )
BTCUSDT68,369.7+1453.42 ( +2.17% )
BTTCUSDT0.00000034+0.00000001 ( +3.03% )
ETHUSDT2,009.95+31.91 ( +1.61% )
PEPEUSDT0.00000348+0.00000002 ( +0.58% )
SLVONUSDT81.91+1.39 ( +1.73% )
SOLUSDT86.28+1.64 ( +1.94% )
XAUTUSDT5,329.5-1.07 ( -0.02% )
XRPUSDT1.3709-0.0014 ( -0.1% )
Powered by
News

Volume Derivatif Kripto Berbasis Aset Tradisional Melonjak

User
March 3, 2026 | 10:37 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
March 3, 2026 | 10:37 WIB
Volume Derivatif Kripto Berbasis Aset Tradisional Melonjak

Aktivitas perdagangan derivatif kripto yang terkait dengan aset tradisional seperti perak dan minyak mencatat peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Data Hydromancer menunjukkan kontrak perpetual berbasis perak di platform Hyperliquid telah mencapai volume perdagangan kumulatif sebesar 28,28 miliar dolar AS.

Sementara itu, kontrak perpetual berbasis minyak yang diluncurkan pada Januari tahun ini telah membukukan volume hampir 400 juta dolar AS. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya minat trader terhadap instrumen yang menggabungkan eksposur komoditas dengan infrastruktur pasar kripto yang beroperasi selama 24 jam.

Karim Dandashy, trader OTC dari Flowdesk, menyebut Hyperliquid telah berfungsi sebagai sarana price discovery pada akhir pekan ketika pasar tradisional tutup. Dengan perdagangan yang berlangsung tanpa henti, harga kontrak derivatif berbasis aset tradisional di pasar kripto dinilai mampu mencerminkan sentimen global secara lebih cepat.

Selain volume, open interest pada kontrak berjangka yang terkait dengan aset tradisional juga dilaporkan mencapai rekor tertinggi. Peningkatan open interest menunjukkan semakin banyak posisi terbuka yang dipertahankan oleh pelaku pasar, menandakan partisipasi yang lebih dalam dan likuiditas yang bertambah.

Tren ini memperlihatkan konvergensi yang semakin kuat antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem kripto. Instrumen derivatif berbasis komoditas memungkinkan investor mengakses pergerakan harga aset seperti perak dan minyak melalui platform kripto, tanpa harus menunggu jam perdagangan pasar konvensional.

Analis menilai pertumbuhan segmen ini dapat menjadi indikator baru bagi integrasi keuangan lintas ekosistem, di mana blockchain dan bursa kripto tidak hanya menjadi tempat perdagangan aset digital, tetapi juga wadah eksposur terhadap komoditas global.

Copiedbagikan