asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BUSDT0.10605-0.02348 ( -18.13% )
BTCUSDT62,716.3-1294.95 ( -2.02% )
EPICUSDT0.395+0.004 ( +1.02% )
ETHUSDT1,781.74-26.18 ( -1.45% )
HEIUSDT0.1023-0.0043 ( -4.03% )
HYPEUSDT66.562-0.61 ( -0.91% )
IAGUSDT0.0208-0.00269 ( -11.45% )
SOLUSDT75.97-0.78 ( -1.02% )
TACUSDT0.003-0.00052 ( -14.77% )
Powered by
News - Web3

39.000 Wallet Dormant Bitcoin Hendak Disita, BPI Segera Intervensi

User
July 13, 2026 | 07:49 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 13, 2026 | 07:49 WIB
39.000 Wallet Dormant Bitcoin Hendak Disita, BPI Segera Intervensi
​Bitcoin Policy Institute (BPI) secara resmi mengajukan mosi untuk melakukan intervensi sebagai pihak tergugat dalam gugatan hukum kontroversial di New York yang berupaya menyita 39.069 wallet Bitcoin yang tidak aktif (dormant). Tepat pada 11 Juli 2026, langkah ini diambil untuk merespons gugatan yang diajukan oleh penggugat anonim yang mengklaim bahwa sekitar 3,7 juta BTC, termasuk aset yang diduga milik Satoshi Nakamoto, harus dikategorikan sebagai properti terlantar berdasarkan hukum New York. Penggugat berargumen bahwa ketidakaktifan wallet selama bertahun-tahun memberi mereka hak untuk mengambil alih kepemilikan aset tersebut, sementara BPI menyatakan intervensi ini dilakukan untuk melindungi Bitcoin milik mereka yang disimpan sebagai aset jangka panjang layaknya para HODLer lainnya. ​BPI dengan tegas menolak klaim tersebut dengan menyatakan bahwa gugatan itu memiliki cacat hukum dan teknis yang fatal. Menurut BPI, ketidakaktifan wallet Bitcoin bukanlah indikator bahwa aset telah ditinggalkan atau dibuang oleh pemiliknya, melainkan strategi penyimpanan jangka panjang yang lazim dilakukan oleh investor kripto. Organisasi ini memperingatkan bahwa jika pengadilan mengabulkan permohonan sita tersebut, hal itu akan menciptakan preseden buruk yang mengancam hak milik pribadi pemegang Bitcoin dan berpotensi memaksa pengguna untuk memindahkan aset mereka secara berkala demi menghindari status terlantar. ​Di sisi lain, analisis dari Galaxy Digital memperkuat posisi BPI dengan mengungkap banyak kelemahan dalam materi gugatan tersebut. Alex Thorn, Kepala Riset Galaxy Digital, menemukan bahwa wallet yang ditargetkan tumpang tindih dengan kampanye dusting tahun 2025 dan wallet yang sebelumnya pernah diklaim oleh Craig Wright dalam sengketa hukum yang telah ditolak oleh pengadilan. Dengan temuan ini, BPI berupaya menghentikan upaya hukum tersebut agar tidak berlanjut demi melindungi integritas kepemilikan aset digital di seluruh jaringan Bitcoin dan berjanji akan terus memberikan pembaruan seiring perkembangan kasus.
Copiedbagikan