Protokol transaksi multichain NEAR Intents menghentikan sementara seluruh layanannya usai mengalami peretasan pada Kamis (1/10). Insiden tersebut dipicu oleh celah keamanan pada smart contract yang menyebabkan kerugian diperkirakan mencapai $3,8 juta. Pihak developer menegaskan akan mengganti seluruh kerugian pengguna secara penuh.
​Tim developer menjelaskan bahwa eksploitasi terjadi akibat bug teknis saat infrastruktur deposit dan penarikan Omni berinteraksi dengan smart contract NEAR Intents. Detektif on-chain ZachXBT mendeteksi adanya transaksi mencurigakan dari hot wallet protokol di jaringan BNB Chain (BSC), di mana dana hasil peretasan langsung dikirim ke bursa KuCoin sebelum dikonversi ke Bitcoin.
​Meskipun celah pada smart contract telah diperbaiki, akses deposit dan penarikan di 11 jaringan blockchain (seperti BSC, Polygon, dan Optimism) diperkirakan masih lumpuh hingga 12 jam ke depan. Tim NEAR Intents menyatakan telah bekerja sama dengan pihak berwajib serta lembaga analitik blockchain untuk melacak alur dana curian tersebut.
​Kabar peretasan ini langsung menekan performa pasar ekosistem terkait, dengan harga token NEAR Protocol merosot 6,7% ke kisaran $4,96. Penurunan ini turut menghapus reli singkat pada produk ETF Bitwise NEAR (NRR) yang baru saja diperdagangkan dua hari lalu.



