

.png)
.png)

Perbankan Amerika Serikat masih menghadapi tekanan besar dari portofolio investasinya, dengan total kerugian yang belum terealisasi (unrealized losses) mencapai sekitar US$325,1 miliar pada kuartal I 2026. Angka tersebut naik sekitar US$19 miliar atau 6,2% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kerugian tersebut berasal dari penurunan nilai pasar surat berharga yang dimiliki bank, terutama portofolio obligasi dan instrumen berbunga tetap. Dari total US$325,1 miliar, sekitar US$214,5 miliar berasal dari sekuritas held-to-maturity, sementara sekitar US$110,6 miliar berasal dari sekuritas available-for-sale.
Namun, angka tersebut bukan berarti bank-bank AS telah kehilangan uang tunai sebesar US$325 miliar. Kerugian masih bersifat "di atas kertas" selama aset tidak dijual. Jika obligasi tetap disimpan hingga jatuh tempo dan penerbit memenuhi kewajibannya, bank dapat menerima kembali nilai pokoknya.
Risiko menjadi lebih besar ketika bank membutuhkan likuiditas dan terpaksa menjual surat berharga tersebut sebelum jatuh tempo. Dalam kondisi seperti itu, penurunan nilai pasar dapat berubah menjadi kerugian nyata. Risiko serupa menjadi salah satu faktor yang mendapat perhatian besar setelah krisis perbankan regional AS pada 2023.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.