


Harga Bitcoin terpantau terkoreksi hingga menyentuh area $58.000, bertepatan dengan rilis data JOLTs Job Openings bulan Mei yang mencatatkan angka 7,594 juta. Angka tersebut melampaui ekspektasi pasar dan menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir, yang secara tidak langsung meredupkan harapan investor akan pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat karena fundamental ekonomi AS yang dinilai terlalu kokoh.
​Meskipun ekspektasi tertahannya suku bunga tinggi menjadi kekhawatiran, pasar secara luas merespons data ini dengan optimisme karena dianggap sebagai sinyal keberhasilan skenario soft landing yang mampu menekan risiko resesi. Keyakinan tersebut mulai mengembalikan selera risiko para pelaku pasar, yang kini melihat kondisi ketenagakerjaan yang kuat sebagai fondasi bagi stabilitas ekonomi jangka panjang di tengah volatilitas market aset digital.