Hyperliquid Policy Center bersama penyedia infrastruktur pasar derivatif TradeXYZ resmi mengajukan surat permohonan kepada regulator komoditas AS atau CFTC pada Rabu (26/8) guna melegalkan kerangka regulasi perdagangan perpetual futures di sektor energi. Inisiatif ini diajukan untuk membuka akses instrumen hedging harga komoditas minyak mentah yang dapat ditransaksikan selama 24 jam penuh tanpa terhenti oleh penutupan pasar akhir pekan.
​Kajian internal HPC menunjukkan bahwa penutupan bursa futures minyak tradisional pada akhir pekan kerap menghambat investor merespons sentimen geopolitik secara cepat, sebagaimana terjadi saat gejolak pasokan energi global pada Februari lalu. Sebaliknya, pasar on-chain crude oil perpetual futures di Hyperliquid mampu menyerap dua pertiga dinamika harga akhir pekan lebih awal, dengan 75% pergerakan harga on-chain tersebut terbukti presisi mendekati level harga pembukaan kembali pasar reguler pada Minggu malam.
​HPC menekankan bahwa pengesahan kontrak perpetual komoditas energi ini dapat diterapkan di bawah kerangka Commodity Exchange Act yang berlaku saat ini tanpa memerlukan regulasi baru, melanjutkan preseden CFTC yang telah mengizinkan instrumen serupa untuk Bitcoin pada Mei lalu. Proposal ini juga mengusulkan batas aman leverage, mitigasi risiko likuidasi beruntun, serta legalisasi stablecoin dan aset dunia nyata atau RWA sebagai jaminan margin perdagangan derivatif.



