asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BOOSTUSDT0.0000978-0.000049 ( -33.37% )
BTCUSDT67,801.2-44.1 ( -0.07% )
DOGEUSDT0.10046+0.00166 ( +1.68% )
ETHUSDT1,997.2+30.31 ( +1.54% )
LABUBUUSDT0.0010509-0.000175 ( -14.28% )
PAXGUSDT4,921.38+0.05 ( +0.0% )
SLVONUSDT68.58+2.32 ( +3.5% )
SOLUSDT84.26-0.79 ( -0.93% )
XRPUSDT1.4784+0.0231 ( +1.59% )
Powered by
News

CEO Aave Sebut Potensi Pasar Lending Kripto Capai $50 Triliun pada 2050

User
February 17, 2026 | 17:38 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
February 17, 2026 | 17:38 WIB
CEO Aave Sebut Potensi Pasar Lending Kripto Capai $50 Triliun pada 2050

Pendiri Aave Stani Kulechov menyatakan potensi value capture pasar untuk protokol pinjam meminjam onchain dapat mencapai $50 triliun pada 2050. Pernyataan tersebut menyoroti ambisi jangka panjang sektor lending terdesentralisasi dalam mengintegrasikan aset dunia nyata ke ekosistem blockchain.

Menurut Kulechov, pembiayaan onchain memiliki peluang besar untuk mendukung sektor sektor masa depan seperti energi surya, penyimpanan energi, dan robotika. Dengan memanfaatkan aset yang dinilai future proof, protokol lending berbasis blockchain dinilai mampu menjadi infrastruktur pembiayaan alternatif di luar sistem perbankan tradisional.

Ia menekankan bahwa transparansi, efisiensi, dan otomatisasi melalui smart contract memungkinkan penyaluran modal yang lebih cepat dan fleksibel. Model ini dinilai dapat memperluas akses pembiayaan bagi proyek proyek teknologi dan energi yang membutuhkan pendanaan jangka panjang.

Pasar pembiayaan global saat ini bernilai puluhan triliun dolar jika mencakup kredit korporasi, pembiayaan infrastruktur, hingga pasar obligasi. Integrasi pembiayaan aset dunia nyata ke dalam protokol DeFi menjadi salah satu jalur ekspansi yang tengah dikembangkan sejumlah platform.

Proyeksi $50 triliun tersebut mencerminkan pandangan optimistis terhadap pertumbuhan keuangan terdesentralisasi dalam beberapa dekade mendatang. Namun, realisasi potensi tersebut tetap bergantung pada perkembangan regulasi, adopsi institusional, serta kematangan infrastruktur blockchain secara global.

Copiedbagikan