asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2197-0.0062 ( -2.75% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,991.4-1622.76 ( -2.01% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,464.77-36.52 ( -1.46% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT82.332+0.9 ( +1.11% )
tether usd iconmee token iconMEEUSDT0.0002701+0.0000984 ( +57.31% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT97.09-4.48 ( -4.41% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7639-0.0543 ( -6.64% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04669-0.00111 ( -2.32% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.435-0.068 ( -4.52% )
Powered by
powered by triv
News

China Beri Sinyal Akan Balas AS Jika Sanksi Iran Diperluas ke Perusahaan China

User
August 26, 2026 | 12:10 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
August 26, 2026 | 12:10 WIB
China Beri Sinyal Akan Balas AS Jika Sanksi Iran Diperluas ke Perusahaan China

China memperingatkan Amerika Serikat akan mengambil tindakan balasan jika Washington memperluas sanksi sekunder terhadap Iran hingga menargetkan lebih banyak perusahaan China. Beijing menegaskan akan mengambil “semua langkah yang diperlukan” untuk melindungi kepentingan perusahaan dan negaranya.

Peringatan tersebut muncul setelah pemerintahan Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran melalui “Operation Economic Outcast”. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan sanksi sekunder diperluas ke sejumlah sektor, termasuk aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pengiriman.

China menjadi faktor penting karena merupakan pembeli terbesar minyak Iran. Data Departemen Keuangan AS sebelumnya menyebut China menyerap sekitar 90% ekspor minyak Iran, dengan kilang independen menjadi pembeli utama.

Kementerian Luar Negeri China menegaskan kerja sama Beijing dengan Teheran dilakukan dalam kerangka hukum internasional dan menolak sanksi unilateral AS. Beijing juga memperingatkan bahwa perang ekonomi dan tekanan maksimum berisiko semakin meningkatkan ketegangan global.

Ancaman balasan China menambah risiko ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia, terutama jika Washington mulai menargetkan perusahaan atau lembaga keuangan besar China yang masih berbisnis dengan Iran.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB