asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT76,200.3-2497.07 ( -3.17% )
BULLAUSDT0.02905-0.00335 ( -10.33% )
ETHUSDT2,259.48-71.49 ( -3.07% )
HYPEUSDT33.33-2.64 ( -7.34% )
PAXGUSDT5,080.86+275.99 ( +5.74% )
SLVONUSDT79.68-0.38 ( -0.47% )
SOLUSDT98.34-5.14 ( -4.97% )
XAUTUSDT5,053.3+275.22 ( +5.76% )
XRPUSDT1.5823-0.0237 ( -1.48% )
Powered by
News

Coinbase: Praktik Pemblokiran Akun Bank Terafiliasi Kripto Masih Banyak Terjadi di Australia

User
February 4, 2026 | 07:36 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 4, 2026 | 07:36 WIB
Coinbase: Praktik Pemblokiran Akun Bank Terafiliasi Kripto Masih Banyak Terjadi di Australia

Coinbase melaporkan bahwa praktik pemblokiran akses perbankan atau debanking terhadap industri kripto masih marak terjadi di Australia. Dalam laporannya kepada Komite Ekonomi DPR Australia pada Senin (3/2), Coinbase menyoroti bahwa bank-bank besar di negara tersebut secara rutin menutup rekening atau membatasi transaksi perusahaan dan individu yang terafiliasi dengan kripto tanpa alasan yang jelas.

 

​Coinbase menilai fenomena ini bukan lagi sekadar masalah teknis sesaat, melainkan telah menjadi isu struktural dalam sistem keuangan Australia yang menghambat kompetisi. Mengutip data industri, Coinbase menyebutkan bahwa hingga tahun 2021 saja, sebanyak 60% perusahaan fintech di sana pernah mengalami penolakan layanan perbankan. Praktik sepihak ini dinilai sangat merugikan karena mengucilkan pelaku bisnis legal dari sistem keuangan yang teregulasi.

 

​Untuk mengatasi masalah ini, Coinbase mendesak Parlemen Australia segera mengesahkan undang-undang transparansi perbankan. Mereka mengusulkan lima langkah konkret, termasuk kewajiban bank untuk memberikan penjelasan tertulis saat menutup akun, memberikan notifikasi minimal 30 hari sebelumnya, dan menyediakan akses penyelesaian sengketa. Tanpa aturan main yang adil, Coinbase memperingatkan bahwa inovasi digital di Australia akan tertinggal dibandingkan negara lain.

 

Copiedbagikan