asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.23-0.0442 ( -16.12% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,752.5+5510.61 ( +7.63% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.08463+0.00503 ( +6.32% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,404.56+107.0 ( +4.66% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT76.852+4.22 ( +5.81% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08529+0.00322 ( +3.92% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT91.95+4.96 ( +5.7% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03858+0.00753 ( +24.25% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4109+0.1524 ( +12.11% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Dapat Restu SEC, Franklin Templeton Siap Integrasikan Aset Tertokenisasi ke Reksa Dana Tradisional

User
August 21, 2026 | 05:54 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 21, 2026 | 05:54 WIB
Dapat Restu SEC, Franklin Templeton Siap Integrasikan Aset Tertokenisasi ke Reksa Dana Tradisional

Franklin Templeton berencana mengintegrasikan aset tertokenisasi ke dalam lini reksa dana dan dana investasi konvensional miliknya. Langkah strategis ini diambil setelah perusahaan mengantongi persetujuan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau SEC yang mengizinkan pemanfaatan produk berbasis aset digital secara langsung di dalam kerangka reksa dana tradisional.

​Dalam rencana implementasi tersebut, Franklin Templeton akan menggunakan Franklin OnChain U.S. Government Money Fund (BENJI), yakni reksa dana pasar uang yang nilai dan kepemilikannya direkam secara digital di atas jaringan blockchain (aset tertokenisasi). Representasi digital dari aset keuangan di dunia nyata (RWA) ini nantinya akan difungsikan secara langsung sebagai aset dasar portofolio maupun agunan atau kolateral di dalam produk ETF konvensional. Kebijakan integrasi ini diperkirakan mulai berlaku efektif paling cepat pada kuartal keempat tahun ini.

​Inisiatif baru ini menandai babak ekspansi penting bagi strategi blockchain Franklin Templeton, yang kini beralih dari sekadar menerbitkan versi token dari aset tradisional menjadi pengguna aktif aset tersebut dalam operasional pengelolaan dana secara riil. Saat ini, Franklin Templeton telah mengelola sekitar $2,6 miliar aset pada reksa dana pasar uang berbasis blockchain dan berencana meluncurkan lebih banyak produk tertokenisasi tambahan yang difungsikan sebagai kas likuid maupun jaminan lintas portofolio.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB