


Di tengah market crash yang menyeret harga Bitcoin terjun bebas, Michael Saylor kembali menunjukkan keyakinan bajanya. Meskipun portofolio BTC Strategy saat ini mencatatkan floating loss mencapai Rp98 triliun atau setara $6,1 Miliar, Saylor hanya merespons situasi genting ini dengan satu kata singkat namun tegas: "HODL".
​Ujian terhadap mentalitas Saylor sejatinya datang bertubi-tubi. Tidak hanya nilai aset Bitcoin perusahaannya yang menyusut drastis, valuasi saham Strategy pun ikut terpukul parah. Data market terbaru mencatat bahwa saham Strategy ($MSTR) kini resmi anjlok hingga 80% dari level harga tertingginya pada November 2024 lalu.
​Namun, seruan "HODL" yang ia gaungkan menjadi penegas bahwa Strategy tidak memiliki rencana sedikit pun untuk melakukan panic selling. Sikap ini mengirimkan sinyal kuat kepada investor bahwa institusi pemegang Bitcoin terbesar di dunia tersebut tetap teguh pada strategi akumulasi jangka panjangnya, tak peduli seberapa brutal volatilitas pasar saat ini.