


​Tether resmi menyuntikkan investasi strategis senilai $20 juta atau sekitar Rp326 miliar kepada Mercado Bitcoin. Dana ini akan digunakan oleh platform asal Brasil tersebut untuk memperluas infrastruktur pembayaran berbasis blockchain, pasar modal on-chain, serta tokenisasi aset di kawasan Amerika Latin.
​Berdasarkan rilis resmi Tether pada Selasa (7/7) waktu setempat, investasi ini masuk dalam putaran pendanaan pertumbuhan strategis Mercado Bitcoin. Berdiri di São Paulo sejak 2013, Mercado Bitcoin saat ini telah berkembang dari bursa kripto menjadi penyedia layanan keuangan on-chain terintegrasi yang melayani 4,5 juta pengguna serta mengantongi lebih dari 10 lisensi regulasi di Brasil dan Eropa.
​CEO Tether, Paolo Ardoino, menyebutkan bahwa mereka memilih berinvestasi pada perusahaan yang mengombinasikan kepatuhan hukum dengan infrastruktur blockchain skala besar. Wilayah Brasil dinilai potensial karena adopsi digital masyarakatnya berkembang cepat, salah satunya didukung oleh kesuksesan Pix (sistem pembayaran instan milik bank sentral Brasil) yang ikut mempercepat penerimaan produk berbasis blockchain.
​Bagi Tether, langkah ini mempertegas strategi mereka untuk berekspansi di luar bisnis utama stablecoin USDT. Selain mendanai proyek tokenisasi di Amerika Latin, Tether juga mengonfirmasi rencana untuk meluncurkan kembali USDT versi native di jaringan Bitcoin menggunakan protokol RGB dalam beberapa pekan ke depan.