asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT61,896.0+632.24 ( +1.03% )
ETHUSDT1,740.97+94.85 ( +5.76% )
HYPEUSDT68.94+4.7 ( +7.32% )
IKAUSDT0.003687+0.001788 ( +94.16% )
NFPUSDT0.00749-0.00026 ( -3.36% )
SOLUSDT81.49-0.6 ( -0.73% )
TAIKOUSDT0.11996-0.03903 ( -24.55% )
THEUSDT0.0631+0.0133 ( +26.71% )
TLMUSDT0.001794+0.000608 ( +51.27% )
Powered by
News - Technology

Google Gandeng FBI Lumpuhkan Jaringan Malware Global

User
July 3, 2026 | 17:09 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
July 3, 2026 | 17:09 WIB
Google Gandeng FBI Lumpuhkan Jaringan Malware Global

Google bekerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) dan perusahaan keamanan siber Lumen Technologies untuk mengganggu operasi jaringan perangkat yang terhubung ke internet dan digunakan dalam aktivitas malware.

Dalam operasi tersebut, Google menargetkan NetNut proxy network, jaringan proxy yang diduga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menyamarkan aktivitas mereka, serta Popa botnet, jaringan perangkat yang telah terinfeksi malware dan dikendalikan dari jarak jauh.

Melalui kolaborasi ini, Google mengambil langkah untuk melemahkan infrastruktur kedua jaringan tersebut, sehingga mengurangi kemampuan pelaku dalam menjalankan serangan siber, menyebarkan malware, maupun mengeksploitasi perangkat yang telah terinfeksi.

NetNut diketahui menyediakan layanan proxy yang dapat digunakan untuk menyembunyikan identitas dan lokasi pengguna di internet. Sementara itu, botnet Popa memanfaatkan ribuan perangkat yang telah terinfeksi untuk menjalankan berbagai aktivitas berbahaya, seperti serangan siber terkoordinasi dan distribusi malware.

Copiedbagikan