


Donald Trump dilaporkan memberikan peringatan keras kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait eskalasi konflik dengan Iran pada Senin (8/6). Berdasarkan laporan Axios, Trump menelepon Netanyahu dan menegaskan bahwa Israel bisa dibiarkan berjuang sendirian jika kembali memicu perang dengan Teheran.
​Dalam percakapan telepon tersebut, Trump secara gamblang memberikan ultimatum kepada pemimpin Israel tersebut. Ia secara spesifik menyatakan agar Netanyahu lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan militer, atau negaranya akan segera kehilangan dukungan Amerika Serikat di medan perang.
​Menurut keterangan Trump, ia sebelumnya telah mendesak Netanyahu untuk menahan diri dan tidak merespons serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran. Namun, pemerintah Israel pada akhirnya tetap melancarkan serangan balasan dan baru menginformasikan operasi tersebut kepada pihak Amerika Serikat pada menit akhir.
​Mengutip laporan dari N12, Trump menyebutkan bahwa militer Israel sudah dalam perjalanan menuju Iran saat rencana tersebut akhirnya disampaikan. Meski terlambat mendapat informasi, Trump mengklaim bahwa dirinya masih sempat melakukan intervensi krusial untuk mengurangi skala serangan balasan tersebut.