Akselerator startup ternama asal Amerika Serikat, Y Combinator (YC), resmi membuka pendaftaran pendanaan baru bagi para founder startup di sektor kripto dan fintech. Berdasarkan rilis panduan Crypto Request for Startups pada Kamis (29/10), YC secara tegas mendorong developer untuk memanfaatkan blockchain dalam mempermudah skema crowdfunding, dengan menyatakan, "Leverage the blockchain to make AI capital raising easier."
​Panduan terbaru ini mengelaborasi empat sektor utama yang menjadi prioritas pendanaan YC. Pertama, sektor Capital yang berfokus pada instrumen crowdfunding untuk proyek AI. Kedua, sektor Stablecoin yang mencakup penerbitan stablecoin USD untuk segmen pasar baru, stablecoin mata uang lokal, hingga pembuatan neobank berbasis kripto. Ketiga, sektor Trading yang membidik bursa jenis baru, interface perdagangan modern, serta tokenisasi Real World Assets. Keempat, sektor Agents yang berfokus pada infrastruktur API agar agen AI bisa bertransaksi secara otomatis di jaringan blockchain.
​Langkah strategis ini menjadi peluang besar bagi para pendiri startup di tengah ketatnya persaingan bursa saham konvensional. Manajemen YC percaya bahwa kombinasi teknologi blockchain, fintech, dan stablecoin memiliki potensi besar untuk menyederhanakan sistem perbankan tradisional serta menggantikan peran bursa efek lama di masa depan.



