


Pejabat "Board of Peace" bentukan Donald Trump tengah menjajaki penggunaan stablecoin berbasis dolar AS (USD) untuk memulihkan ekonomi Gaza melalui keterlibatan pemerintahan teknokratis National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). Sebagaimana dilansir dari Financial Times (FT) pada Senin (23/2), inisiatif yang dipimpin oleh penasihat teknologi Israel, Liran Tancman, ini secara strategis berkeinginan untuk membatasi aliran uang yang beredar di lingkup Hamas melalui sistem transaksi digital yang transparan bagi warga sipil. Meski demikian, rencana ini memicu kekhawatiran terkait potensi pemisahan ekonomi Gaza dari Tepi Barat serta kendala infrastruktur listrik dan jaringan yang masih sangat terbatas.
​Kehadiran stablecoin ini dirancang bukan untuk menggantikan shekel sebagai mata uang, melainkan difokuskan untuk mendukung ekosistem pembayaran elektronik, layanan keuangan, dan perdagangan digital di tengah hancurnya fasilitas fisik. Sebagai langkah mitigasi terhadap kendala teknis, proyek ini akan dibarengi dengan rencana pembaruan infrastruktur internet berkecepatan tinggi yang ditargetkan rampung pada Juli mendatang. Dalam skema ini, Board of Peace akan memegang kendali penuh sebagai penentu aturan dan regulasi aset digital yang beredar guna memastikan stabilitas ekonomi dan keamanan sistem.