


Iran menyatakan bahwa operasi militernya terhadap Israel telah berakhir setelah memberikan apa yang disebut sebagai respons menyakitkan atas tindakan Israel di Lebanon selatan dan wilayah pinggiran Beirut.
Menurut laporan kantor berita semi-resmi Iran, Fars, komando militer pusat Iran menyebut bahwa operasi yang dilakukan terhadap Israel telah selesai dilaksanakan.
Dalam pernyataannya, militer Iran mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas apa yang mereka sebut sebagai “agresi dan kekejaman” yang dilakukan Israel di Lebanon selatan serta kawasan pinggiran Beirut.
Meski demikian, Iran juga mengeluarkan peringatan keras kepada Israel. Teheran menegaskan bahwa apabila Israel kembali melancarkan serangan, termasuk di wilayah Lebanon selatan, maka respons yang diberikan akan jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya.
“Jika mereka melanjutkan serangan, tindakan yang jauh lebih keras dan lebih menghancurkan dari sebelumnya akan menyusul,” demikian peringatan yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Israel, Iran, dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Teheran di Lebanon. Meski Iran mengklaim operasi militernya telah berakhir, ancaman balasan lebih lanjut menunjukkan bahwa risiko eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah masih tetap tinggi.