asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2261-0.0384 ( -14.52% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,042.0+4735.36 ( +6.55% )
tether usd iconethena iconENAUSDT0.1491+0.0478 ( +47.19% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,392.47+71.98 ( +3.1% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.995+3.07 ( +4.21% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08529+0.00813 ( +10.54% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT91.06+3.98 ( +4.57% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04123+0.01049 ( +34.13% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3984+0.1412 ( +11.23% )
Powered by
powered by triv
News

Kaspersky Ungkap Malware “Stealka” Incar Pengguna Kripto Lewat MOD Game dan Software Bajakan

User
December 25, 2025 | 21:54 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
December 25, 2025 | 21:54 WIB
Kaspersky Ungkap Malware “Stealka” Incar Pengguna Kripto Lewat MOD Game dan Software Bajakan

Perusahaan keamanan siber Kaspersky merilis laporan terbaru yang mengungkap kemunculan malware pencuri informasi kripto bernama Stealka. Malware ini terutama menargetkan pengguna Windows dengan menyamar sebagai alat pembobolan game, cheat, serta MOD game populer, dan menyebar melalui kanal yang tampak “resmi”, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi pemilik aset kripto.

Menurut laporan tersebut, Stealka pertama kali terdeteksi pada November tahun lalu. Penyerang memanfaatkannya untuk mencuri akun pengguna, menguras aset kripto, hingga menanamkan program penambangan di perangkat korban. Distribusi malware dilakukan melalui platform seperti GitHub, SourceForge, dan Google Sites, dengan kedok MOD game Roblox hingga versi crack perangkat lunak perkantoran seperti Microsoft Visio. Peneliti Kaspersky, Artem Ushkov, menyebut sebagian pelaku bahkan menggunakan alat kecerdasan buatan untuk membuat situs phishing yang terlihat profesional, sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan penipuan.

Secara teknis, Stealka menargetkan data browser berbasis Chromium dan Gecko, sehingga berpotensi memengaruhi lebih dari 100 browser populer, termasuk Chrome, Firefox, Edge, Brave, Opera, dan lainnya. Malware ini mencuri data autofill seperti akun login, alamat, dan informasi kartu pembayaran, serta konfigurasi dari 115 ekstensi browser. Kaspersky mengonfirmasi hingga 80 dompet kripto terdampak, mencakup MetaMask, Trust Wallet, SafePal, Phantom, dan Exodus, serta aplikasi lain seperti Discord, Telegram, klien email, pengelola kata sandi, platform gim, dan aplikasi VPN.

Kaspersky mengimbau pengguna untuk menghindari software bajakan dan MOD game tidak resmi, memasang antivirus serta pengelola kata sandi tepercaya, dan membatasi penyimpanan kredensial sensitif di browser. Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman keamanan aset digital, peningkatan kewaspadaan dinilai krusial untuk melindungi kripto dari serangan siber.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB