asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2238+0.0102 ( +4.78% )
tether usd icondelysium iconAGIUSDT0.006931+0.001633 ( +30.82% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,947.7-1386.57 ( -1.73% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,465.17-30.4 ( -1.22% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT82.042+1.13 ( +1.4% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000385-0.00000031 ( -7.45% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT97.2-4.1 ( -4.05% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04749+0.00335 ( +7.59% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4445-0.0658 ( -4.36% )
Powered by
powered by triv
News

Kiyosaki Beri Pernyataan Kontroversial: Bitcoin Bisa Capai $750.000 Jika Market Saham Crash

User
April 7, 2026 | 08:00 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 7, 2026 | 08:00 WIB
Kiyosaki Beri Pernyataan Kontroversial: Bitcoin Bisa Capai $750.000 Jika Market Saham Crash

Penulis buku legendaris Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali memberikan prediksi yang sangat berani (06/04) mengenai masa depan aset digital. Ia meramal harga Bitcoin bisa meroket hingga $750.000 dalam setahun, asalkan market saham global mengalami kejatuhan besar atau crash. Menurutnya, saat ekonomi dunia sedang tidak menentu dan negara-negara terus mencetak uang tanpa henti, nilai uang kertas akan semakin tidak berharga.

Kiyosaki menilai bahwa ketika sistem keuangan lama mulai goyah, para pemilik modal di market akan berbondong-bondong menyelamatkan harta mereka ke aset yang jumlahnya terbatas. Bitcoin, yang jumlahnya tidak bisa ditambah sembarangan, diprediksi akan menjadi "pelampung penyelamat" utama. Baginya, Bitcoin bukan sekadar alat cari untung cepat, melainkan cara paling aman untuk bertahan hidup saat ekonomi tradisional benar-benar tumbang di industri keuangan global.

Meskipun angka tersebut terdengar ekstrem, pernyataan kontroversial ini mempertegas pandangan Kiyosaki bahwa krisis besar justru akan menjadi panggung utama bagi adopsi aset digital. Ia tetap yakin bahwa di tengah ancaman resesi global, kepercayaan investor di market akan segera recover melalui aset keras seperti Bitcoin. Bagi Kiyosaki, tantangan sebenarnya bukan lagi soal fluktuasi harga, melainkan seberapa siap investor saat market saham benar-benar ambruk di masa depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB