Raksasa perbankan Wall Street, Citigroup (Citi), bersiap merambah pasar penyimpanan aset kripto dengan mengonfirmasi rencana peluncuran layanan kustodi aset digital pada akhir tahun 2026 ini. Melalui pengumuman resminya pada Selasa (18/8), bank global tersebut menyatakan bahwa tahap awal operasional layanan kustodi ini akan difokuskan pada Bitcoin (BTC), sekaligus membuka akses bagi klien institusional untuk mengelola penitipan aset digital dan sekuritas tradisional dalam satu kerangka terpadu.
​Layanan kripto ini akan diintegrasikan ke dalam Custody+, platform generasi terbaru besutan divisi Citi Investor Services yang dirancang untuk mendukung ekosistem perdagangan nonstop 24 jam serta siklus penyelesaian transaksi yang lebih singkat. Dibangun di atas arsitektur aset digital Citi, platform ini tidak hanya menawarkan penyimpanan aset murni, melainkan juga menghadirkan fitur instant settlements, pengelolaan likuiditas, intelijen pasar berbasis AI, serta pemanfaatan simpanan tertokenisasi (tokenized deposits) secara real-time.
​Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen ekspansi infrastruktur blockchain Citi yang kian agresif sepanjang 2026. Sebelumnya, bank yang berbasis di New York ini telah menggandeng Intercontinental Exchange (ICE) untuk tokenisasi deposit di lembaga kliring, berpartisipasi dalam uji coba transfer lintas batas 24/7 bersama Swift, serta bergabung dalam konsorsium perbankan AS di bawah naungan The Clearing House yang menargetkan peluncuran jaringan deposit tokenized pada paruh pertama 2027.



