asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,684.0+538.42 ( +0.69% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,455.79-3.89 ( -0.16% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.0153+0.00374 ( +32.35% )
tether usd iconhelium iconHNTUSDT0.7101+0.1149 ( +19.3% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.782-1.72 ( -2.06% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.7-1.39 ( -1.32% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7289-0.0114 ( -1.54% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03217-0.00296 ( -8.43% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.3818-0.008 ( -0.58% )
Powered by
powered by triv
News - Technology

Linux Foundation Resmi Operasikan x402 Foundation untuk Pembayaran AI

User
July 16, 2026 | 02:00 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
July 16, 2026 | 02:00 WIB
Linux Foundation Resmi Operasikan x402 Foundation untuk Pembayaran AI

​Linux Foundation resmi mengaktifkan x402 Foundation pada 14 Juli 2026 untuk mengelola protokol x402, sebuah standar terbuka untuk pembayaran berbasis internet melalui HTTP. Langkah ini mendapatkan dukungan dari 40 organisasi besar di sektor keuangan dan teknologi, termasuk Coinbase, Visa, Mastercard, Circle, dan Amazon Web Services.

​Protokol x402 yang sebelumnya dikembangkan oleh Coinbase kini diformalkan sebagai bagian dari proyek Linux Foundation. Teknologi ini memungkinkan agen AI, API, dan aplikasi untuk melakukan pembayaran langsung melalui interaksi web layaknya pertukaran data biasa. Sistem ini mendukung berbagai jenis pembayaran, mulai dari kartu tradisional hingga stablecoin.

​CEO Linux Foundation, Jim Zemlin, menegaskan peluncuran ini adalah tonggak penting untuk menjaga netralitas dan keterhubungan lapisan pembayaran internet. Dengan melibatkan perusahaan dari berbagai sektor, standar ini dirancang agar tidak dikuasai oleh satu pihak saja sehingga bisa digunakan secara luas oleh berbagai sistem AI.

​Namun, teknologi ini masih menghadapi tantangan besar terkait aturan hukum pembayaran. Protokol ini baru mengatur cara teknis pembayaran dilakukan, tetapi belum menentukan siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kesalahan transaksi atau sengketa pembayaran oleh agen AI. Regulator saat ini masih memantau bagaimana standar ini akan menangani masalah hukum tersebut di masa depan.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read