


​Bank Sentral Rusia melaporkan lonjakan skema piramida berkedok investasi kripto sepanjang 2025 dengan mengidentifikasi lebih dari 7.000 entitas ilegal. Otoritas mencatat bahwa dua pertiga operator skema ponzi kini beralih ke aset kripto untuk menghimpun dana secara anonim. Sebagai respons tegas, pemerintah telah memerintahkan pemblokiran terhadap 21.500 halaman web dan unggahan media sosial yang terindikasi terkait sindikat penipuan tersebut.
​Laporan resmi menunjukkan warga Rusia mengirim aset kripto ke lebih dari 4.600 wallet milik kelompok kriminal, meski transaksi harian di market mencapai $648 juta. Mayoritas proyek ilegal ini beroperasi tanpa kantor fisik dan hanya mengandalkan aplikasi pesan singkat untuk menjaring korban. Bank sentral kini mempercepat regulasi guna memutus akses ke bursa luar negeri yang tidak patuh terhadap hukum Rusia.
​Pengetatan pengawasan ini menargetkan metode penipuan canggih, termasuk penggunaan money mules untuk mengaburkan aliran dana ilegal. Otoritas menegaskan bahwa hanya perusahaan berizin yang diperbolehkan menawarkan investasi kepada investor ritel demi mencegah kerugian masyarakat lebih lanjut. Upaya pembersihan infrastruktur digital terus dilakukan untuk menekan ruang gerak sindikat piramida di ekosistem kripto nasional.