asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT80,251.2+1200.78 ( +1.52% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,510.94+3.59 ( +0.14% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT84.888+2.52 ( +3.06% )
tether usd iconmee token iconMEEUSDT0.0003848+0.0000411 ( +11.96% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT109.17+7.75 ( +7.64% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.7801+0.0159 ( +2.08% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.003273-0.001377 ( -29.61% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04846-0.00163 ( -3.25% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4539+0.0316 ( +2.22% )
Powered by
powered by triv
News - Technology

Meta Akui Medsos Picu Dampak Negatif pada Anak, Sepakat Bayar Denda $18 Miliar

User
August 28, 2026 | 04:26 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 28, 2026 | 04:26 WIB
Meta Akui Medsos Picu Dampak Negatif pada Anak, Sepakat Bayar Denda $18 Miliar

Meta sepakat membayar $18 miliar atau sekitar Rp285 triliun untuk menyelesaikan gugatan dari 48 negara bagian dan yurisdiksi Amerika Serikat terkait dampak buruk Instagram dan Facebook terhadap keselamatan serta kesehatan mental anak-anak. Kesepakatan yang disahkan hakim pengadilan California pada Rabu (26/8) ini menjadi rekor pembayaran perkara perlindungan anak terbesar dalam sejarah industri media sosial.

​Dana penyelesaian perkara tersebut akan dibayarkan Meta secara bertahap selama sepuluh tahun ke depan. Selain kewajiban finansial, induk Facebook ini diwajibkan merombak sistem keamanan digital bagi pengguna di bawah umur, termasuk pembatasan durasi harian maksimal dua jam secara default, pemblokiran notifikasi malam hari (night mode) dan jam sekolah (school mode), penyembunyian jumlah likes, hingga penonaktifan filter wajah ekstrem yang pengaturannya hanya bisa diubah atas izin orang tua.

​Langkah ini diambil setelah persidangan membeberkan jutaan dokumen serta hasil riset internal yang membuktikan Meta mengetahui tingginya perilaku adiktif di kalangan pengguna usia 11 hingga 12 tahun tanpa proteksi memadai. Jaksa Agung California Rob Bonta menegaskan kesepakatan bernilai masif ini menjadi momentum besar untuk membersihkan industri teknologi, sekaligus mendorong platform kompetitor seperti TikTok dan YouTube agar segera menerapkan standar perlindungan serupa.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan