asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT62,660.0-1382.68 ( -2.16% )
ETHUSDT1,664.21-62.54 ( -3.62% )
HUSDT0.10269-0.02009 ( -16.36% )
HEIUSDT0.132+0.047 ( +55.29% )
HYPEUSDT62.111-4.15 ( -6.27% )
LAYERUSDT0.0722-0.0018 ( -2.43% )
RESOLVUSDT0.0244+0.0031 ( +14.55% )
SOLUSDT69.53-2.56 ( -3.55% )
Powered by
News

MSCI Umumkan Hasil Review Market Classification, Indonesia Tetap di Emerging Market

User
June 24, 2026 | 05:35 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 24, 2026 | 05:35 WIB
MSCI Umumkan Hasil Review Market Classification, Indonesia Tetap di Emerging Market

​Morgan Stanley Capital International (MSCI) akhirnya resmi merilis hasil tinjauan MSCI Market Classification 2026 pada Rabu (24/6). Pengumuman ini memastikan posisi Indonesia tetap bertahan dalam kelompok Emerging Market (Pasar Berkembang), sekaligus menjawab kekhawatiran para pelaku pasar modal tanah air.

​Meski status Indonesia aman, MSCI memberikan catatan serius dari para investor institusional internasional mengenai transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan aktivitas perdagangan terkoordinasi (coordinated trading) di Indonesia. Isu ini dinilai krusial karena membatasi kemampuan investor untuk menilai porsi saham publik yang benar-benar beredar (free float) sebagai dasar penyusunan portofolio mereka.

​Di sisi lain, MSCI mengapresiasi langkah reformasi yang baru-baru ini diumumkan oleh OJK, BEI, dan KSEI. Beberapa kebijakan yang disorot meliputi peningkatan pengungkapan pemegang saham di atas 1%, pengenalan kerangka kerja konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC), serta roadmap pemenuhan free float minimum 15%. Namun, MSCI menegaskan akan memantau konsistensi implementasinya di lapangan. Jika hingga tinjauan indeks November mendatang belum terlihat kemajuan yang kredibel, MSCI memperingatkan adanya potensi konsultasi untuk menurunkan kelas status pasar ekuitas Indonesia ke Frontier Market.

Copiedbagikan