asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3781-0.0781 ( -17.12% )
BTCUSDT63,142.7+1905.1 ( +3.11% )
DUSDT0.0068+0.0012 ( +21.43% )
EDENUSDT0.0486+0.0019 ( +4.07% )
ETHUSDT1,686.17+101.47 ( +6.4% )
HEIUSDT0.0877-0.0036 ( -3.94% )
HOMEUSDT0.03084-0.02139 ( -40.95% )
HYPEUSDT61.153+3.27 ( +5.65% )
SOLUSDT66.54+3.33 ( +5.27% )
Powered by
Breaking News

Platform Kripto Lokal PINTU PHK 20% Karyawannya

User
June 8, 2026 | 06:22 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 8, 2026 | 06:22 WIB
Platform Kripto Lokal PINTU PHK 20% Karyawannya

Platform perdagangan aset kripto PINTU dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 50 karyawan atau sekitar 20% dari total tenaga kerjanya dalam langkah restrukturisasi yang dilakukan perusahaan. Sebelum proses tersebut berlangsung, PINTU diketahui memiliki sekitar 300 karyawan.

Berdasarkan laporan yang beredar, PHK terjadi di sejumlah divisi dengan tim pemasaran menjadi yang paling terdampak. Selain itu, beberapa posisi di bidang engineering dan legal juga ikut mengalami pengurangan tenaga kerja. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi dan upaya meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Kabar ini menjadi perhatian pelaku industri mengingat PINTU merupakan salah satu startup kripto terbesar di Indonesia. Perusahaan sebelumnya berhasil mengumpulkan pendanaan lebih dari $140 juta dari sejumlah investor global, termasuk Hedosophia, Lightspeed Venture Partners, Pantera Capital, Northstar Group, dan Intudo Ventures.

Meski pasar kripto global menunjukkan pemulihan dalam dua tahun terakhir, banyak perusahaan aset digital masih menghadapi tantangan untuk mencapai profitabilitas yang berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong sejumlah perusahaan teknologi dan kripto untuk lebih fokus pada efisiensi biaya, perampingan organisasi, serta diversifikasi sumber pendapatan.

Di sisi lain, PINTU tetap melanjutkan pengembangan bisnisnya melalui perluasan layanan perdagangan futures, penambahan aset baru, serta ekspansi ke segmen investor institusional melalui layanan PINTU Institutional. Strategi tersebut menunjukkan perusahaan masih berupaya mencari sumber pertumbuhan baru di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Fenomena ini juga mencerminkan perubahan lanskap industri kripto Indonesia. Pertumbuhan jumlah investor memang terus meningkat, namun perusahaan kini tidak lagi hanya mengejar ekspansi pengguna, melainkan juga keberlanjutan bisnis dan efisiensi operasional. Bagi banyak pelaku industri, fase berikutnya kemungkinan akan lebih menitikberatkan pada profitabilitas dibanding pertumbuhan agresif seperti yang terjadi pada periode bull market sebelumnya

Copiedbagikan