


​Sejumlah anggota parlemen Argentina mempromosikan blockchain dan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai solusi utama atas masalah birokrasi dan korupsi di negara tersebut. Dalam konferensi teknologi Aleph di Buenos Aires, Rabu (11/03), empat politisi nasional bersepakat bahwa teknologi ini akan meningkatkan kualitas hidup warga asalkan pemerintah membatasi intervensinya dalam regulasi.
​Damián Arabia, salah satu anggota parlemen, mempertanyakan seberapa besar kendali yang seharusnya dimiliki negara di tengah adopsi teknologi baru. Semangat deregulasi ini mencerminkan tren techno-libertarian yang kuat di Argentina, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Javier Milei. Para politisi berargumen bahwa sistem berbasis kode dapat menciptakan proses birokrasi dan kesehatan yang lebih efisien tanpa pengawasan ketat pemerintah.
​Meskipun visi tersebut ambisius, realitas global menunjukkan bahwa implementasi blockchain oleh pemerintah masih bersifat eksperimental dan sering kali gagal mencapai skala besar. Hingga saat ini, para legislator tersebut belum memberikan kerangka compliance yang konkret untuk menjaga perlindungan konsumen. Namun, mereka tetap optimis bahwa krisis ekonomi Argentina adalah momentum tepat untuk melakukan deregulasi teknologi secara masif.