asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2176-0.0249 ( -10.27% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT80,636.0+3325.88 ( +4.3% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.09225+0.0005 ( +0.55% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,501.81+49.61 ( +2.02% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.92+1.51 ( +1.9% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.19+6.98 ( +7.41% )
tether usd icontac protocol iconTACUSDT0.002634+0.000924 ( +54.04% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04411-0.03228 ( -42.26% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5096+0.0282 ( +1.9% )
Powered by
powered by triv
Breaking News

Prancis Investigasi Binance dan Sejumlah Bursa Kripto Terkait Dugaan Pencucian Uang

User
October 17, 2025 | 15:22 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
October 17, 2025 | 15:22 WIB
Prancis Investigasi Binance dan Sejumlah Bursa Kripto Terkait Dugaan Pencucian Uang

Otoritas keuangan Prancis memperluas pengawasan terhadap bursa kripto sebagai bagian dari upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme, dengan Binance dan Coinhouse termasuk di antara perusahaan yang sedang diperiksa.

Menurut laporan Bloomberg (17/10), lembaga pengawas perbankan dan keuangan Prancis, ACPR (Autorité de Contrôle Prudentiel et de Résolution), tengah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan entitas penyedia layanan aset digital (PSAN) yang terdaftar di negara tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menentukan perusahaan mana yang layak mendapatkan izin operasional berskala Uni Eropa (EU-wide permit) dalam beberapa bulan mendatang.

Pemeriksaan yang dimulai sejak akhir tahun lalu itu menargetkan perusahaan yang terdaftar sebagai penyedia layanan aset kripto di bawah regulasi nasional. Salah satu sumber yang mengetahui proses tersebut mengatakan bahwa Binance telah diminta memperkuat sistem kontrol risiko dan kepatuhan setelah pemeriksaan internal tahun lalu.

“Inspeksi berkala di lokasi merupakan bagian standar dari pengawasan terhadap entitas yang diatur,” kata juru bicara Binance dalam pernyataan resminya. Baik ACPR maupun Coinhouse menolak memberikan komentar terkait investigasi tersebut.

Langkah Prancis ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Eropa soal koordinasi penerapan regulasi kripto di bawah kerangka MiCA (Markets in Crypto-Assets Regulation). Hampir sepuluh bulan setelah aturan tersebut berlaku penuh, negara-negara seperti Prancis, Austria, dan Italia mendesak agar European Securities and Markets Authority (ESMA) mengambil peran lebih besar dalam mengawasi bursa kripto utama di kawasan.

Tujuan utama pemeriksaan ACPR adalah memastikan bahwa setiap PSAN mematuhi ketentuan anti-pencucian uang dan pendanaan terorisme. Setelah inspeksi, perusahaan biasanya diberikan waktu beberapa bulan untuk memperbaiki sistem internalnya, termasuk memperkuat divisi kepatuhan atau meningkatkan keamanan teknologi informasi.

Informasi hasil audit dari ACPR akan dibagikan kepada AMF (Autorité des Marchés Financiers), lembaga pengawas pasar keuangan Prancis. Kegagalan memenuhi temuan audit dapat berujung pada sanksi atau bahkan menggagalkan peluang perusahaan untuk memperoleh lisensi MiCA, yang memungkinkan mereka beroperasi di seluruh Uni Eropa.

Perusahaan kripto di Prancis memiliki batas waktu hingga Juni 2026 untuk memperoleh lisensi MiCA. Sejauh ini, hanya beberapa entitas yang telah mendapatkannya, termasuk Deblock, GOin, Bitstack, dan CACEIS — anak perusahaan dari Credit Agricole Group.

Pemeriksaan ini menandai langkah serius otoritas Prancis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap industri kripto, sekaligus menunjukkan komitmen negara tersebut untuk menegakkan standar kepatuhan global di sektor aset digital.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB